Strict Standards: Declaration of objPR::encode_url() should be compatible with clsFrontEnd::encode_url($m, $s, $a, $id = '', $cid = '') in /home/tessar/public_html/hkbpmenteng.org/mod/content/__hkbp.php on line 913
Gereja HKBP Menteng  | Renungan Harian | “BERDOA DAN BERJAGA-JAGA” (Renungan Harian : Kamis 9 Mei 2013)
Website HKBP Menteng menyediakan informasi mengenai Gereja HKBP Menteng seperti : Warta Jemaat, Kegiatan, Renungan, Artikel, Informasi Jemaat, Galeri Foto, dsb. HKBP Menteng menjadi saluran berkat, damai sejahtera dan sukacita bagi jemaat dan masyarakat sekitarnya.

Renungan Harian

Author
ADVERTISEMENT
    Place Your Ads Here!
“BERDOA DAN BERJAGA-JAGA” (Renungan Harian : Kamis 9 Mei 2013) , by
07 May

Kolose 4 : 2 – 6

 

Berdoa adalah bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan orang Kristen. Doa menghubungkan kita dengan Allah di surga. Oleh karena itu, doa adalah akses yang dimiliki orang percaya berhubungan dengan Allah. Dalam hal berdoa, Paulus mengajarkan kepada kita agar kita melakukannya dengan tekun. Ketekunan adalah bukti dari kesadaran akan perlunya doa itu bagi kita. Paulus juga mengingatkan kita agar berjaga-jaga di dalam doa itu sambil mengucap syukur. Kita harus berjaga-jaga, apakah kita masih di dalam roh berdoa atau tidak, sebab hati kita bisa menipu kita. Berjaga-jaga tentang apa yang sudah kita doakan. Bagian yang tak terpisahkan dalam berdoa ialah bersyukur. Berjaga-jagalah agar kita tidak lupa mengucap syukur atas segala sesuatu yang ada di dalam hidup ini.

 

Berdoa bukanlah hanya meminta apa yang perlu bagi diri sendiri. Di dalam doa kita, kita juga harus mengingat orang lain. Bahkan Paulus sendiri meminta agar jemaat berdoa bagi dia. Para pemimpin kita perlu doa-doa kita. Kesempatan bisa terbuka melalui doa. Itulah sebabnya Paulus meminta agar orang mendoakan dia, juga agar kesempatan dibukakan bagi dia. Doa dapat memberikan kepada orang lain pengertian. Hikmat dibutuhkan untuk menerangkan rahasia. Apalagi rahasia Injil.

Para pendeta kita sangat membutuhkan doa dari anggota jemaat, agar kepadanya diberikan hikmat dan kuasa untuk memberitakan firman Tuhan dengan benar, dan agar orang yang mendengar pemberitaan itu mengerti apa yang didengarnya, juga agar diberikan kemampuan untuk melakukan apa yang didengar.

 

Orang yang hidup di dalam doa dan yang tidak putus-putusnya berdoa adalah orang yang memiliki cara hidup bijak terhadap orang di luar persekutuan. Mereka juga adalah orang yang tahu mempergunakan waktu. Menjadi orang percaya itu berarti mengalami kehidupan baru yang diwarnai oleh doa-doa yang intensif dinaikkan kepada Allah setiap hari. Alangkah indahnya kehidupan di dunia ini, jika semua orang percaya hidup di dalam doa yang tekun dan yang senantiasa berjaga-jaga dan bersyukur kepada Allah yang mengasihi dan memberikan kepada kita kehidupan yang tidak dapat dibandingkan dengan apa pun di dunia ini. (St. Hotman Ch. Siahaan)

Total Viewed :  626 times
Name *
Comment *
Verification *
 Reload Image